Skip to main content

"Surat Terbuka Tuk Mahasiswa Se-Indonesia Yang Belum, Akan & Sudah Terjual " by @SurYosodipuro



    SURAT UNTUK SELURUH MAHASISWA INDONESIA @BEM_FK_Unhas @BEM_SI @bem_unpad @BEMFMIPAUnpad dll
   
    1.Mahasiswa, Kalian Di Mana??? Kapada pewaris peradaban, yang telah menggoreskan Sebuah catatan kebanggaan di lembar sejarah manusia….
   
    2.Dik, boleh aku berkisah kepadamu? Tentu bkn kisah 1908 tentang Dr. Soetomo yg telah lampau Bkn pula kisah lama 1928 tentang sumpah pemuda
   
    3.yang mulai kita lupakan itu Atau kisah patriotik 1945 tentang proklamasi dan perang kemerdekaan yang kini terasa usang…
   
    4. Ijinkan saya hanya bertutur kisah tahun 1966 tentang Tritura dan Ampera….Belum terlalu jadul bukan???
   
    5.Mengertikah engkau makna ceceran darah di jaket kuning Arief Rahman Hakim… Ijinkan pula saya bercerita tentang kemaren sore.
   
    6. Ya, 1998 itu seakan baru kemarin sore. Tidakkah kalian tahu, betapa banyak senior kalian yang bertumbangan di Semanggi
   
    7. Berikhtiar membela rakyat, menegakkan reformasi? Dik Bolehkah aku beritahu, Negeri tidak dicita untuk lucu-lucuan @BEM_SI @bem_unpad
   
    8.sebagaimana stand up comedy yg kalian gandrungi Indonesia tdk semestinya dikelola dgn cengengesan Krn ia diperjuangkan dgn sepenuh hati
   
    9. dengan darah, air mata, jiwa dan raga para pahlawan kita Mahasiswa, kalian di mana? Ketika subsidi BBM dibegal entah ke mana @BEM_SI
   
    10.Mungkin dialihkan ke BUMN yang tengah dahaga Atau ke gedung DPR utk jatah parpol berpesta Tinggallah minyak yg kapan saja bisa naik harga
   
    11.Rupiah tumbang kehilangan keperkasaannya lalu kalian masih bicara semua baik-baik saja… Mahasiswa, kalian di mana? @BEM_FK_Unhas
   
    12.Ketika banyak orang diperdaya pencitraan Ketika hukum dinista dengan benderang Ditafsirkan sekenanya untuk beroleh kekuasaan
   
    13. Bukan berpihak pada kebenaran Para penegaknya disandera dan diadu laiknya domba Lihatlah betapa KPK disandera, diperdaya dan dilumpuhkan
   
    14.Mahasiswa, kalian di mana??? Ketika harga2 melambung tak terkira Dari beras hingga tarif kereta Dari listrik hingga pajak yang mencekik
   
    15.Dari materai hingga cabai, pun pula petai Semua seolah berlomba untuk berganti harga… Dik… Bagaimana kalian tetap gembira menimba ilmu
   
    16.tatkala rakyat kalian menimba lara??? Bagiamana kalian bisa tanpa gundah kuliah, sedang rakyatmu tengah berkalang resah?? @BEMFMIPAUnpad
   
    17.Bagiamana kalian bisa tanpa resah kuliah,sedang rakyatmu tengah berkubang gundah? Sungguh kami tak mengerti, @BEM_SI @bem_unpad
   
    18.Karena kami tak pernah ajarkan itu kepadamu Dik… Tidakkah engkau tahu…. bahwa negara mensubsidi ongkos kuliahmu?
   
    19.Tidak bolehkah aku beritahu …. bahwa rakyatmu lah yang mensubsidi sekolahmu lewat pajak yang sebagian lalu dikorupsi berjamaah itu
   
    20.Ya, pajak yg dibayarkan dgn terengah2,dalam sengal nafas kaum papa.. Dalam duka kaum miskin yang kian terhimpit harga-harga yang melangit
   
    21. Dalam rintih yang melirih,krn mrk tidk tahu kmn mesti mengadu(h) Dik Apakah jln terjal kuliah itu membuat idealisme kalian lantas punah?

    22.Apakah teori-teori itu lantas membuat hati kalian menjadi mati??? Apakah peliknya skripsi membuat kalian kelu hati???
   
    23.Apakah deretan angka2 itu membuat akal sehat kalian binasa??? Apakah kurikulum yg mesti kalian tempuh membuat jiwa kalian jadi lumpuh??
   
    24.Apakah diktat2 yg tebal itu membuat otak kalian justru jd bebal??? @BEMFMIPAUnpad @BEM_FK_Unhas @BEM_SI @bem_unpad
   
    25.Apakah sbk mengejar nilai itu membuat kln lantas kehilangan sistem nilai n jati diri? @BEMFMIPAUnpad @BEM_FK_Unhas @BEM_SI
   
    26. Apakah tugas-tugas yang besok mesti terkumpul itu membuat otak kalian menjadi tumpul???
   
    27.Dik… Lalu, kalian bertumbuh menjadi generasi rapuh Belajar berdiskusi perihal rakyat di kafe-kafe yang mewah
   
    28. Belajar problem solving di tengah hingar bingar musik diskotik yang hedonis Belajar soal kebangsaan di mal-mal kota yang kapitalis
   
    29.Belajar perihal cinta bangsa dari drama-drama korea yang sok romantis Belajar nasionalisme sekedar dari menyusuri luasnya lapangan futsal
   
    30.Dik, Indonesia kembali memanggilmu Rakyat kembali merindumu Nusantara mendamba hadirmu Pertiwi mengundang baktimu
   
    31.Dik,..Kalian tdk lg berperang angkat senjata Kalian tidak berperang melawan Belanda Tapi, sempatkan sedikit waktu untuk belajar berperang
   
    32.Belajarlah ttng perang asimetrik Ketahuilah bhw negeri ini diincar dr sgl penjur bkn sekedar bljr perang-perangan ala Clash of Clans itu
   
    32.Ketahuilah bahwa negeri ini diincar dari segala penjuru bukan sekedar belajar peran-perangan ala Clash of Clans itu
   
    33.Dik Sempatkan diri untuk lebih serius berlajar Belajarlah berempati pada rakyatmu yang tengah kesrakat Bukan sekedar bermain PS empat
   
    34.Belajarlah cerdas berorasi Bukan sekedar hingar-bingar musik pensi Belajarlah tajam menganalisis Bukan sekedar berfoto narsis
   
    35.Belajarlah tampil menginspirasi Bukan bangga dikerjai jadi penonton acara live di studio TV
   
    36.Dik, Bagaimana kalian akan bertumbuh menjadi pribadi kebanggan bangsa jika kepada dosenmu kalian telah tanggalkan etika dan tatakrama
   
    37.Bagaimana kalian akan bertumbuh menjadi mahasiswa juara, jika bangunmu masih saja kesiangan karena begadang nonton bola...
   
    38.Bagaimana kalian akan menjadi hebat jk kalian telah tanggal semangat Bagaimana akan menjadi benteng kokoh rakyat jika hatimu msh sj rapuh
   
    39.Bagaimana pl jd pembela jk hatimu msh sj lara sebab asmara Bagaimana klian akan jd mahasiswa dgn prestasi kemilau jk hatimu msh sj galau
   
    40. Dik….pintaku Kenakan kembali jas almamater kebanggaanmu Apapun warnanya, bersatu padulah membisikbangun kekuatan moral intelektual
   
    41.Buang jauh-jauh tongsismu Kantongkan sejenak gadgetmu Bubarkan klan CoC mu Tanggalkan PS mu Campakkan PB mu
   
  42.Tinggalkan medsosmu Shutdownkan games online mu Sesaat saja….kali ini saja…. Senyampang masih ada waktu, @BEM_FK_Unhas @BEM_SI
   
    43.Kenakan jas almamatermu dengan bangga dan sukacita, apapun warnanya @BEMFMIPAUnpad @BEM_FK_Unhas @BEM_SI @BEMFMIPAUnpad
   
    44. Dik, Jaga amanah Tuhan bernama status muliamu sebagai mahasiswa Karena ia tidak Tuhan sematkan pada semua manusia I
   
    44.Ingatlah bahwa agen of change bukan sekedar mantra-mantra berbusa Social kontrol bukan sekedar soal omong kosong yang tolol belaka

46.Iron stock bukan sekedar cerita gagah-gagahan yang dusta Cerdas cendekia bukan bukan di otak semata, tetapi di laku yang mulia

47.Dik, Cerdaslah, pandailah, kritislah, bijaklah dan beranilah!!! Toyor pemerintahmu jika kalap menaikkan pajak dan upeti @BEM_SI

48.Tegur pemerintahmu jk mrk merampok n membegal kekayaan negeri ini Tampar pemerintahmu jika mengobral kekayaan negara kpd kapitalis asing

49.Bela rakyatmu, bela negaramu, bela bangsamu,dan bela tanah airmu.. Kritisi pemerintahmu jk berlaku tdk amanah, culas dan menipu saudaramu

50.Berdirilah gagah di barisan terdepan menjaga Indonesia, Anak Muda Hadapi dengan watak ksatria para penjajah dan para pengkhianat bangsa

51. Karena, pada pundak kalian lah, kelak negeri ini akan dititpsejahterakan Di jiwa dan raga kalian, Republik ini akan dipertaruhkan

52.Mana darah juangmu, intelektual muda ?!?! Mestinya kalian di sini, Mahasiswa Membersamai saudaramu, rakyat Indonesia…

53. Kami senior - seniormu masih punya harapan pada kalian, kami percaya kalian tidak mau dikatakan #MahasiswaTerjual @BEM_SI @bem_unpad

***
kultwit : @SurYosodipuro

Popular posts from this blog

Usai Keluarkan Perpres Soal Kenaikan DP Mobil Pejabat, Nah Lho..Jokowi Bingung!

"Plin Plan pakdhe nih," tulis akun @ebritino  di Twitter terkait sikap Jokowi yang sepertinya kebingungan usai keluarkan Perpres No 39/2015. Ada pun Perpres tersebut mengatur soal kenaikan uang muka (DP) kendaraan mobil pejabat dari Rp 116 juta menjadi Rp 210 juta. Sikap 'plin plan' Jokowi ini apa karena ada banyak protes dari publik atau ada faktor lain memang belum ada klarifikasi dari pihak Istana. Yang ada hanyalah Jokowi sebut akan mengecek ulang Perpres No 39/2015 tersebut. Dikutip laman Detik (5/4) , bahwa Presiden Jokowi berjanji akan mengecek Perpres yang berisi kenaikan nilai uang muka pembelian mobil pejabat negara. Selain itu dirinya juga mengakui bahwa kebijakan itu tidak tepat dilakukan saat ini. "Saat ini bukan saat yang baik. Pertama karena kondisi ekonomi, kedua sisi keadilan, ketiga sisi (penghematan) BBM," tutur Jokowi setelah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dari kampung halamannya di Solo, Minggu (5/4...

Ironi...Lapindo Di Urus Pemenrintah, ARB Malah Buang-buang Duit

Ironi sekali, ketika masyarakat Sidoarjo menanti penggantian atas tanah mereka yang tertutup lumpur Lapindo, Aburizal Bakrie alias Ical sebagai pemilik malah asyik buang duit untuk rebut kekuasaan di Golkar. "1 bulan lagi 29 Mei genap 8 tahun sudah Lumpur Lapindo mengubur beberapa kecamatan di sidoarjo Jatim. Aburizal Bakrie sang empunya malah kini sedang berasyik masyuk mengutak ngatik pemerintah dan Golkar agar dapat melanggengkan kekuasaannya sebagai ketua umum dengan berbagai cara dilakukan, puluhan bahkan ratusan milyar biaya mengalir untuk melanggengkan kekuasaannya," kata Ketua Lembaga Penyelidikan, Pemantauan dan Pemberantasan Korupsi RI (LP3KRI), Samsul Hidayat di Jakarta, Senin (27/4). Samsul menuturkan, sudah bertahun-tahun penantian masyarakat memperoleh ganti rugi yang tak kunjung selesai. Diera SBY, pemerintah berbaik hati turut mengucurkan miliaran rupiah untuk menanggulangi dampak kerugian dan sosial yang diakibatkan kecerobohan perusahaan tambang dib...

Tak Bela Ahok, Desy Ratnasari: Lebih Baik Sertifikat Diberi Kepada Pelacur Yang Tobat

Anggota Komisi VIII DPR Desy Ratnasari menyatakan tidak menyetujui wacana pemberian sertifikasi kepada pekerja seks komersial (PSK) yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Desy justru menyarankan gagasan tersebut seharusnya diberikan kepada PSK yang mau meninggalkan profesinya tersebut. "Sertifikasi lebih baik diberikan kepada PSK yang mau meninggalkan profesinya tersebut dan mau beralih profesi," kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut melalui pesan singkat (SMS) kepada Republika, Selasa (28/4). Menurut dia, pemberian sertifikasi tersebut lebih baik diberikan kepada mantan kupu-kupu malam yang mau melakukan pekerjaan lainnya. Tentunya pekerjaan yang halal dan baik, tidak seperti sebelumnya menjajakan diri. Artis kenamaan Indonesia itu menilai, pemberian sertifikasi kepada mereka yang bertobat lebih bagus dibanding kepada PSK yang masih menjalani pekerjaan tersebut. Hal itu juga mungkin bisa menjadi apresiasi bagi mereka yang bertobat. Pasalnya,...