Skip to main content

Tipu Wanita Ratusan Juta, Vicky Prasetyo Dilaporkan ke Polisi


Mantan tunangan pedangdut Zaskia Gotik yang kini berprofesi sebagai artis, Vicky Prasetyo, rasanya tak pernah jera berurusan dengan pihak yang berwajib. Usai keluar dari penjara beberapa waktu lalu akibat penipuan yang dilakukannya, Vicky memang lebih banyak berprofesi sebagai artis dan menjadi bintang tamu di beberapa stasiun televisi. Namun tiba-tiba seorang wanita bernama Eva mengaku telah ditipu oleh pria asal Bekasi, Jawa barat itu dan telah melaporkan Vicky ke pihak yang berwajib.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum Eva, Muara Karta, saat dihubungi wartawan, Sabtu (9/5).

"Jadi kami telah melaporkan saudara Vicky Prasetyo kepada pihak Kepolisian di Polresta Bekasi terkait kasus penipuan yang dilakukannya terhadap klien kami ibu Eva. Ibu Eva telah ditipu dengan total kerugian ratusan juta rupiah," ungkap Muara.

Kasus penipuan yang dilakukan Vicky sendiri adalah meminjam dua buah mobil yang telah dijual Vicky kepada Eva yang diakuinya untuk keperluan syuting.

"Jadi kronologisnya adalah Ibu Eva ini membeli dua buah mobil mewah melalui Vicky, namun hingga pembayaran lunas dia tidak pernah memberikan mobilnya dengan alasan dipinjam untuk keperluan syuting Vicky. Sampai akhirnya diminta, Vicky masih terus mengulur-ulur waktu dan tak pernah ada iktikad, baik dari dia untuk mengembalikan mobil tersebut kepada ibu Eva. Setelah kesabarannya habis, ya kita laporkan saja Vicky ke pihak Kepolisian," lanjutnya.

Selain melibatkan Vicky terkait kasus penipuannya, Eva juga akan menyeret ibunda Vicky Prasetyo ke balik jeruji besi karena tak pernah ada iktikad baik dari keduanya untuk menyelesaikan masalah itu.

"Ini mereka berdua tak pernah ada iktikad baik untuk menyelesaikan masalah ini. Mereka berdua seakan kerja sama dan pintar bersandiwara. Karena apa? Ibunya pun ikut melindungi anaknya agar enggak dipenjara lagi. Apalagi profesinya sudah artis. Kan itu namanya kerja sama yang baik dalam hal kejahatan. Makanya setelah nanti Vicky kita laporkan, ibunya juga akan kita laporkan terkait bersekongkol dalam hal kejahatan biar mereka berdua sama-sama ditahan," tutupnya.

Hingga kasus ini bergulir, belum ada komentar apa pun terkait pelaporan Vicky kepada pihak Polresta Bekasi akibat kasus penipuan yang dilakukannya. Bahkan saat ditemui kemarin, Vicky terkesan enggan berbicara terkait masalah hukumnya itu bahkan terkesan menghindar.

"Aku belum tahu tuh dilaporkan kasus apa, nanti aku cross check dulu, sudah yah nanti saja lagi," tutur Vicky sambil berlalu. [Beritasatu]

Popular posts from this blog

Usai Keluarkan Perpres Soal Kenaikan DP Mobil Pejabat, Nah Lho..Jokowi Bingung!

"Plin Plan pakdhe nih," tulis akun @ebritino  di Twitter terkait sikap Jokowi yang sepertinya kebingungan usai keluarkan Perpres No 39/2015. Ada pun Perpres tersebut mengatur soal kenaikan uang muka (DP) kendaraan mobil pejabat dari Rp 116 juta menjadi Rp 210 juta. Sikap 'plin plan' Jokowi ini apa karena ada banyak protes dari publik atau ada faktor lain memang belum ada klarifikasi dari pihak Istana. Yang ada hanyalah Jokowi sebut akan mengecek ulang Perpres No 39/2015 tersebut. Dikutip laman Detik (5/4) , bahwa Presiden Jokowi berjanji akan mengecek Perpres yang berisi kenaikan nilai uang muka pembelian mobil pejabat negara. Selain itu dirinya juga mengakui bahwa kebijakan itu tidak tepat dilakukan saat ini. "Saat ini bukan saat yang baik. Pertama karena kondisi ekonomi, kedua sisi keadilan, ketiga sisi (penghematan) BBM," tutur Jokowi setelah mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, dari kampung halamannya di Solo, Minggu (5/4...

Tak Bela Ahok, Desy Ratnasari: Lebih Baik Sertifikat Diberi Kepada Pelacur Yang Tobat

Anggota Komisi VIII DPR Desy Ratnasari menyatakan tidak menyetujui wacana pemberian sertifikasi kepada pekerja seks komersial (PSK) yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Desy justru menyarankan gagasan tersebut seharusnya diberikan kepada PSK yang mau meninggalkan profesinya tersebut. "Sertifikasi lebih baik diberikan kepada PSK yang mau meninggalkan profesinya tersebut dan mau beralih profesi," kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut melalui pesan singkat (SMS) kepada Republika, Selasa (28/4). Menurut dia, pemberian sertifikasi tersebut lebih baik diberikan kepada mantan kupu-kupu malam yang mau melakukan pekerjaan lainnya. Tentunya pekerjaan yang halal dan baik, tidak seperti sebelumnya menjajakan diri. Artis kenamaan Indonesia itu menilai, pemberian sertifikasi kepada mereka yang bertobat lebih bagus dibanding kepada PSK yang masih menjalani pekerjaan tersebut. Hal itu juga mungkin bisa menjadi apresiasi bagi mereka yang bertobat. Pasalnya,...

Ironi...Lapindo Di Urus Pemenrintah, ARB Malah Buang-buang Duit

Ironi sekali, ketika masyarakat Sidoarjo menanti penggantian atas tanah mereka yang tertutup lumpur Lapindo, Aburizal Bakrie alias Ical sebagai pemilik malah asyik buang duit untuk rebut kekuasaan di Golkar. "1 bulan lagi 29 Mei genap 8 tahun sudah Lumpur Lapindo mengubur beberapa kecamatan di sidoarjo Jatim. Aburizal Bakrie sang empunya malah kini sedang berasyik masyuk mengutak ngatik pemerintah dan Golkar agar dapat melanggengkan kekuasaannya sebagai ketua umum dengan berbagai cara dilakukan, puluhan bahkan ratusan milyar biaya mengalir untuk melanggengkan kekuasaannya," kata Ketua Lembaga Penyelidikan, Pemantauan dan Pemberantasan Korupsi RI (LP3KRI), Samsul Hidayat di Jakarta, Senin (27/4). Samsul menuturkan, sudah bertahun-tahun penantian masyarakat memperoleh ganti rugi yang tak kunjung selesai. Diera SBY, pemerintah berbaik hati turut mengucurkan miliaran rupiah untuk menanggulangi dampak kerugian dan sosial yang diakibatkan kecerobohan perusahaan tambang dib...