Partai Nasdem menargetkan bisa merebut 50 persen pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 2015 ini.
"Perintah saya ke Badan Pemenangan Pemilu Partai Nasdem, kita harus meraih 50 persen dari Pilkada yang ada tahun ini," kata Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, saat membuka Rapat Konsolidasi Partai Nasdem, di Jakarta, Rabu (21/1).
Seiring pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang menjadi UU oleh DPR, ada sebanyak delapan pemilihan gubernur di Indonesia. Untuk tingkat kabupaten/kota terdapat 196 pemilihan bupati/walikota. "Paling tidak, realistisnya Nasdem bisa menjadi tiga besar dalam ajang pilkada itu," kata Surya.
Nasdem berusaha agar seluruh pilkada yang ada diikuti dan menyodorkan calon sendiri. Kalau tidak, koalisi merupakan hal yang paling memungkinkan. "Pilkada harus dimanfaatkan seoptimal mungkin. Kalau tidak, sayang karena niatnya adalah untuk membangun bangsa," jelas dia.
Tak hanya bertumpu pada kader, Nasdem juga membuka kesempatan seluas-luasnya orang di luar partai untuk mencalonkan diri. "Kami namakan program Indonesia Memanggil. Siapa pun yang punya kapasitas dan ekseptabilitas, Nasdem akan membuka pintu seluas-luasnya," kata Surya.
Ia menegaskan pemilihan calon kepala daerah tak hanya didasari pada kualitas individu yang baik. Aspek penerimaan masyarakat terhadap tokoh juga amat diperhitungkan. "Jika kapasitasnya bagus tapi tak banyak diterima masyarakat, akan menjadi sebuah kegagalan," ujarnya. [rmol]
